Indonesia merupakan Negara yang mempunyai banyak sekali adat istiadat dan budaya, hal ini tentu tidak lepas dari banyaknya suku bangsa yang menyebar diseluruh antero Negeri. Setiap Suku dari wilayah yang berbeda pasti mempunyai adat yang berbeda pula, Kalimantan Barat contohnya, dipulau ini saja terdapat banyak adat istiadat dari setiap suku yang berbeda, baik itu Dayak, maupun Melayu, salah satu adat istiadat yang sampai sekarang masih terjaga oleh Suku Melayu ialah Antar Ajong.
Antar ajong merupakan ritual tahunan yang dilakukan masyarakat Desa Matang Danau sebelum memulai masa tanam, hal ini diyakini untuk mengusir hama yang dapat mengganggu tanaman petani.
Ajong merupakan sebuah perahu layar yang dibentuk sedemikian rupa mempunyai panjang kurang lebih 1-2 m, dengan lebar 10-15 cm, dengan layar yang terbuat dari kain, umumnya layar ajong ini berwarna kuning dan putih, didalamnya berisikan hasil olahan pertanian masyarkat Matang Danau, termasuk juga ketupat, telur, bahkan ayam.
Malam hari sebelum ajong dihanyutkan ke lautan, ajong terlebih dahulu disiak, siak merupakan ritual pemanggilaan roh para leluhur untuk berkumpul di dalam ajong dan akan menjadi armada ajong untuk dihanyutkan hal ini bertujuan agar roh para leluhur tidak merusak tanaman padi penduduk Desa, siak umumnya dilakukan oleh kapala adat.
Siang harinya Ajong di arak dari tempat dibuat, menuju pantai tempat ajong akan dihanyutkan, setelah tiba di pantai, ajong kemudian disiak kembali oleh kepala adat, kemudian ada ritual tepung tawar yang merupakan adat dari masyarakat Kalimantan Barat. Ajong bergerak hanya dengan bantuan angin, maka dari itu ajong akan dihanyutkan apabila angin telah bertiup dari darat ke laut.
Inilah salah satu adat istiadat atau budaya yang dimiliki bangsa ini, kita sebagai warga negara harus menjaga serta melestarikan budaya leluhur agar tidak hilang ditelan jaman agar anak cucu kita kelak dapat menikmati keanekaragaman bangsa ini tidak hanya dari cerita dongeng mulut ke mulut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar