30 Jan 2013

Susahnya Nonton Bola

Buka jejaring sosial, tutup lagi, buka lagi, kemudian ditutup lagi, sampai akhirnya menit ke 30 barulah layar TV bergambar. Sungguh menyedihkan, hanya untuk nonton bola saja aku harus bolak balik buka ipad.

Kondisi inilah yang dialami semua pecinta sepak bola di tanah air, terutama yang berada di daerah. Beli parabola hanya menampilkan warna hitam pekat di permukaan layar, jadi ingat cerita bapak, waktu jaman dulu saat belum ada TV di rumah-rumah, orang-orang nonton layar tancap, sekarang udah modern TV udah sistem HD eh malah ndak bisa nonton bola, menyedihkan.

Ternyata bukan hanya persepakbolaan tanah air yang menyedihkan, akan tetapi persuporteran juga sama saja, apalah gunanya bagi stasion televisi mengambil hak siar  kalau masyarakat seperti kami ini tidak bisa nonton, apa bermanfaat?

Sampai kapan suporter seperti kami ini bisa duduk manis di depan TV dengan segelas kopi dan sebungkus kacang dan menyaksikan layar hitam pekat? Sungguh ironis Memang, mau nonton bola saja harus nunggu ada kata sandi, dan lebih menyebalkan lagi setelah babak pertama usai.


Sepertinya kita para suporter Memang akan kekal nonton liga yang belum jelas keberadaanya dan kepengurusanya di salah satu stasion TV swasta tiap pukul 15.00, karna sekarang jaman yang belum jelas.

1 komentar: